RSS

Kertha-Gosa, Klungkung Bali

11 Agu

Bale Kertha-Gosa berasal dari kata “BALE yg artinyatempat, bangunanKERTHA yang artinyaaman/tentram, adil, sejahteraGOSA yang artinyadiumumkan/ditetapkan”KERTHA-GOSA berartitempat pembahasan dan penetapan segala sesuatu yang berkaitan dengan situasi keamanan, keadilan dan kemakmuran masyarakat di wilayah Bali dibawah superioritas kerajaan Klungkung pada waktu itu. Namun oleh masyarakat umum Bale Kertha-Gosa lebih dikenal sebagai Balai Pengadilan.

Kertha-Gosa berlokasi di jantung kota Semarapura, sekitar 46 km dari Denpasar. Bale Kertha-Gosa nampaknya dibangun sebagai kelengkapan ibukota kerajaan Klungkung yang dipindah dari Gelgel pada tahun 1686 akibat suatu peristiwa pemberontakan. Pada masa kerajaan, balai ini setiap harinya menjadui tempat ngaturang pemijian (bersantap dengan para Pendeta), setiap bulan pada hari Budha-Kliwon, raja mengadakan pertemuan dengan para Manca dilingkungan kerajaan. Sedangkan setiap tahun pada Purnamaning Kapat ditempat ini raja bersidsang dengan raja-raja bawahan dari seluruh Bali.

Di Kertha-Gosa ini terdapat bale yang bernama Bale Kertha-Gosa. Pada balai ini terdapat sebuah meja berukir warna keemasan dengan 6 kursi duplikat, sedangkan yang asli berada di musium. selain itu disini juga terdapat lukiasan pada langit-langit bangunan. Lukisan ini adalah lukisan khas Desa Kamasan. Yang merupakan gambaran dari filosofi kebudayaan ajaran Agama Hindu.

Bersebelahan dengan Bale Kertha-Gosa yaiutu di bagian depan kiri terdapat bangunan lain yang disebut Taman Gili. Disebut demikian karena bengunan ini ndikelilingi oleh telaga, sehingga nampak seperti sebuah Gili/pulau kecil yang mengambang ditengah-tengfah kolam, karena itu pula bangunan ini juga disebut Balai Kambang. Pada awalnya bangunan ini ukurannya lebih kecil yang berfungsi sebagai markas jaga tentara pengawal raja, tapi semasa pemerintahan Belanda diganti dan dipugar sehingga terjadi perubahan fungsi dan bentuk yang nampak seperti sekarang. Sedangkan balai yang asli kini berada di Puri Agung sebagai Balai Pemandesan (tempat upacara potong gigi).

Tidak Jauh di bagian barat komplek Kertha-Gosa terdapat bengunan museum yang dulunya bekas sekolah MULO pada jaman pendudukan Belanda, diresmikan tanggal 28 April 1992 oleh Menteri dalam Negeri. Museum ini menyimpan peninggalan purbakala, benda-benda sejarah , foto dokumentasi keluarga raja-raja Klungkung serta bendea-benda jhasil kerajinan dan kesenian khas daerah Klungkung.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2012/08/11 in OBJEK WISATA di BALI

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: